PSM Makassar dan Striker Asing

PSM Makassar hingga saat ini diarsiteki oleh salah satu pelatih yang memiliki reputasi terbaik di Indonesia, dia adalah Coach Robert Rene Albert. Sejak bergulirnya kompetisi jangka panjang pengganti liga -Indonesia Soccer Championship 2016- PSM Makassar sempat ditukangi oleh pelatih Luciano Leandro. Namun, kebersamaannya tidak berlangsung lama. Ia digantikan oleh Coach Rene Albert. Sejak saat itu, posisi PSM Makassar terus menanjak di kompetisi jangka panjang tersembut, meski belum berakhir dengan status juara atau 4 besar. Setelah kompetisi ISC 2016 berakhir, dan kompetisi Liga 1 2017 akan bergulir, Coach Rene melakukan perombakan di dalam skuad PSM Makassar. Mulai dari mempertahankan Wiljan Pluim, lalu mendatangkan Steven Paulle dan Marc Klok. Sempat mendatangkan striker Pouya Hosseini dalam gelara Piala Presiden 2017 tetapi tidak berlangsung lama, selepas gelaran tersebut ia dilepas oleh manajemen PSM Makassar.

Setelah itu, Coach Rene Albert jatuh hati pada striker Borneo FC di gelaran Piala Presiden 2017, Reinaldo Elias. Kebersamaan Reinaldo Elias bersama PSM Makassar bertahan sampai dengan pertengahan musim. Lalu bagaimana kiprah Reinaldo Elias selama setengah musim tersebut? pemain kelahiran Itaberi, Brasil, pada 13 Juni 1984 ini berstatus sebagai pemain asing asia karena memiliki paspor Australia. Pada awal musim bersama PSM Makassar performanya dapat dikatakan sangat baik. Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan beberapa pemain lainnya, terlebih peran di lini tengah antara Wiljan Pluim dan Marc Klok. Hal tersebut membuat Reinaldo Elias sempat menjadi topskor Liga 1 dengan lesakkan 9 golnya. 

Teka-teki kebersamaan Reinaldo bersama PSM menuai rumor ketika sang pemain mengunggah postingan di media sosial dengan caption: “hari ini merupakan hari yang cukup berat untuk saya, hari di mana saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada teammates, pelatih-pelatih, staff dan kepada kalian suporter yang kucintai. Saya tahu bahwa sepak bola tidak bisa menyenangkan setiao orang, sepak bola itu lebih dari pertandingan, sepak bola itu tentang perasaan, kecintaan dan kadang-kadang kesedihan. Dan hari ini di mana saya bersedih yang di mana saya tidaj memilihnya.” Selanjutnya ia mengakatan, “ketika semua rumor ini muncul, saya tidak pernah terpikir meninggalkan Makassar dan saya sebelumnya berharap tinggal di sini. Namun manajemen dan pelatih-pelatih mau mendatangkan pemain lain. Tapi itu semua bagian dari sepak bola dan saya hanya inginkan yang terbaik untuk klub ini, suporter dan terkhusus untuk teman-teman yang bekerja keras untuk menjadi yang terbaik. Terima kasih untuk masa-masa indah dan atmosfer yang bagus selama ini.”

Memang, setelah teka-teki tersebut pada akhirnya Reinaldo Elias benar-benar meninggalkan PSM Makassar dan memperkuat Persija Jakarta. Setelah hengkangnya Reinaldo Elias, Coach Rene Alberts mendatangkan Pavel Purishkin. Ia memperkuat PSM Makassar di sisa kompetisi Liga 1 2017 tepatnya bergabung pada 8 Agutus 2017. Menurut Coach Rene Albert, ia membeberkan alasan mendatangkan Pavel Purishkin, ia mengatakan, “alasannya dikarenakan pemain ini fit untuk bertanding langsung dan saya tahu juga kualitasnya serta terbiasa juga bermain di suasana sepakbola Asia Tenggara.” demikian sebagaimana dikutip dari tribunnews.com. Striker berdasarah Uzbekistan tersebut sebelum berlabuh di PSM Makassar sempat malang melintang di berbagai kompetisi negaranya Uzibekitsan, Kazakhstan, dan juga Liga Malaysia. Kebersamaannya bersama PSM Makassar hanya bertahan setengah musim saja. Selah itu ia hengkang menuju Metalurg dan saat ini membela Dinamo (Uzbekistan).

Menghadapi Liga 1 2018, Coach Rene Alberts dan PSM Makassar kembali berbenah. Ia mempertahankan 3 pemain asingnya, Steven Paulle, Marc Klok, dan Wiljan Pluim. Untuk Liga 1 2018, PSM Makassar mendatangkan Bruce Djite.  Bruce Jos Djite merupakan striker berpaspor Australia yang lahir di Washington, D.C., Amerika Serikat, pada 25 Maret 1987. Bruce Djite dapat dikatakan memiliki curiculum vitae yang menarik. ia malang melintang di Liga Australia dan di antaranya pernah memperkuat Adelaide United dan Gold Coast United. Untuk di level eropa, ia pernah bermain di Liga Turki dengan memperkuat Genclerbirligi dan Diyarbakispor. Sementara itu, level liga di Negara Asia Timur pun pernah ia sambangi. Pertama ia pernah memperkuat salah satu kontestan Liga China, JS Sainty dan Suwon FC yang merupakan salah satu kontestan Liga Korea Selatan. Sebelum pada akhirnya berlabih di PSM Makassar. Namun sayang, karena dihadapai dengan permasalahan cedera, ia jarang diturunkan oleh Coach Rene Albert yang pada akhirnya Bruce harus dilepas oleh manajemen PSM Makassar baru-baru ini.

De javu musim lalu, di pertengahan musim ini PSM Makassar kembali mendatangkan striker asing sebagai pengganti Bruce Djite. Kali ini, manajemen PSM Makassar mendatangkan Alessandro Ferreira Leonardo. Sandro, merupakan striker asal Hongkong yang lahir di Brazil, tepatnya di kota Rio Novo, pada 10 Maret 1987.Sebelum membela PSM Makassar ia malang melintang di kompetisi Liga Hongkong, seperti Citizen AA, Metro Gallery, HK Pegasus, Yuen Long, Wong Tai Sin, dan terakhir, kitchee. Bergabungnya ke PSM Makassar ditandai dengan unggahan CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin. Mampu kah Sandro memenuhi ekspektasi para pecinta PSM Makssar?

pic by: website resmi PSM Makassar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s